Tuesday, May 31, 2011

Hizbullah, Pemantik Awal Kebangkitan Islam

http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&view=article&id=33561


Pengamat Senior Timur Tengah 
dan mantan duta besar Iran 
untuk Yordania, Mohammad 
Irani menyatakan, Hizbullah 
Lebanon, membangkitkan 
semangat muqawama rakyat 
kawasan serta keberanian 
mereka dalam menghadapi 
musuh.
Hal itu dikemukakan Mohammad 
Irani hari ini (30/5) dalam pembahasan khusus tentang 
"peran Hizbullah Lebanon dalam kebangkitan Islam" 
yang digelar di pusat riset budaya, seni, dan telekomunikasi 
Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran. 
Ditambahkannya, Hizbullah telah menghancurkan dinding 
ketakutan rakyat regional dan hal ini menyebabkan 
munculnya penentangan terhadap rezim-rezm Arab.
Menurut Irani, pengaruh Hizbullah dalam hal ini bukan dari 
jenis perangkat keras melainkan karena pemikiran dan 
kinerja kelompok tersebut. Ditegaskannya pula bahwa proses 
pengaruh Hizbullah terhadap rakyat di kawasan berlangsung 
secara gradual dan dimulai sejak dibentuknya gerakan 
tersebut.
Menyinggung pengalamannya tinggal di Lebanon selama 
beberapa tahun, Irani menjelaskan, bahwa kekuatan dan 
muqawama Hizbullah terdiri atas banyak elemen yang salah
satu di antaranya adalah ketegasan di hadapan musuh, 
pluralisme, pelibatan seluruh lapisan masyarakat dalam 
gerakan muqawama, protes damai, dan melancarkan operasi-
operasi psikologis terhadap musuh, dan memanfaatkan dengan 
maksimal fungsi media massa.
Pengamat Iran ini menjelaskan bahwa sejak tahun 1996, 
Hizbullah membentuk tim propaganda bersama dengan tim 
khusus untuk berperang melawan musuh. Tidak lama setelah 
operasi tersebut, Hizbullah menyiarkan film dan berita-berita 
terkait operasi tersebut.
Langkah ini bertujuan selain untuk mencegah sensor berita 
dari musuh, juga dalam rangka mempengaruhi opini umum, 
dan melemahkan semangat musuh.
Irani menyebut Hizbullah adalah milik umat dan mencakup 
seluruh lapisan masyarkat. Anggotanya adalah semua warga, 
bukan dengan kartu tanda pengenal. Tujuannya Hizbullah 
bukan untuk meraih kekuasaan, melainkan demi 
membebaskan wilayah yang diduduki Israel.
Menurutnya, Hizbullah adalah kelompok yang dibentuk dalam 
kondisi yang sangat rumit serta dengan tujuan mulia dan jangka 
panjang, tidak dapat dibandingkan dengan kelompok-kelompok 
lain. (IRIB/MZ)

No comments: